GMI Anugerah Medan Timur Gelar Natal dengan Meriah
26 Desember 2022 - 18:20:54 WIB | Dibaca: 3356x
Medan (Sioge) - Jemaat Gereja Methodist Indonesia (GMI) Anugerah Kelurahan Sidodadi Kecamatan Medan Timur melaksanakan Natal dengan meriah.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena dapat kembali merayakan Natal dengan meriah dan sukacita setelah melalui 2 tahun masa yang sulit. Dimana kita merayakan natal dengan kondisi yang serba terbatas dan rasa was-was karena pandemi Covid-19, sehingga mengurangi kemeriahaan dan sukacita natal itu sendiri,” ujar Ketua Panitia Natal, Ruth Pulisa Br Barus yang akrab disapa Lisa, Sabtu (24/12) saat memberi kata sambutan pada malam perayaan Natal di gereja GMI Anugerah yang dilayani Gembala Sidang Pdt Steven Tanjung STh MMin.
Diucapkannya juga selamat Natal untuk semua jemaat yang hadir pada saat itu. Tema Natal tahun ini “To God Jesus Christ Be The Glori” dan sub tema “Segala Kemuliaan Bagi Tuhan Allah Kita dalam Tuhan Yesus Kristus.”
Mewakili Panitia Natal, Ruth Pulisa yang merupakan istri Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH itu mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada Gembala Sidang, Asisten dan seluruh jemaat yang ikut berkontribusi melalui dukungan doa, tenaga, waktu serta sumbangan baik dalam bentuk uang maupun Sembako sehingga semua terlaksana dengan baik.
Berkenaan dengan kegiatan perayaan Natal, panitia bersama dengan jemaat dan unsur pimpinan telah melaksanakan beberapa kegiatan sosial beberapa waktu sebelumnya antara lain, pada (3/12) kunjungan kasih ke panti rehabilitasi ODGJ Yayasan Bimbingan Kasih Sejahtera Galang pada kegiatan itu telah diberikan bantuan berupa Sembako, uang tunai dan makan siang.
Pada 4 Desember 2022 dilaksanakan donor darah bekerjasama dengan RSU Pirngadi Medan dengan hasil mengumpulkan 100 kantong darah. Pada 11 Desember 2022 pemberian bingkisan Natal berupa uang tunai kepada jemaat yang berstatus janda/duda dan yatim piatu sebanyak 85 orang. Pada 16 Desember 2022, pemberian bantuan Sembako kepada keluarga jemaat, pekerja gereja dan masyarakat di sekitar gereja.
Sementara itu Pdt J Steven Tanjung dalam khotbahnya yang mengambil nats Alkitab dari Lukas mengatakan, kelahiran Yesus pada saat itu membawa kesukaan besar bagi umat manusia. Bahkan, kelahiran itu menunjukkan Dia datang dengan sangat sederhana bahkan nyaris dalam kondisi memprihatinkan.
Salah satu tradisi positif dalam perayaan Natal adalah kunjungan kepada kelompok masyarakat yang biasanya kurang diperhatikan. Aktivitas kunjungan ke panti jompo, panti asuhan, maupun rumah rehabilitasi meningkat dengan tajam selama Desember. Semua ini dilakukan dengan satu tujuan yang sama yaitu menghibur mereka yang sedang berada dalam kesusahan dan kesendirian.
Jika direnungkan secara lebih seksama, tradisi ini sebenarnya berakar dari kisah Natal di dalam Alkitab. Zakharia melihat Natal sebagai bukti bahwa Allah “melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya.” Begitu pula dengan kisah Natal yang melibatkan para gembala (2:9-20). Mereka mendapat kunjungan istimewa dari para malaikat di sorga.
Pantauan Sioge.com di lokasi, terlihat ratusan jemaat antusias mengikuti Natal yang dilaksanakan meriah. Koordinator Dokumentasi Publikasi Andrew Ginting kepada SIB menyebutkan, perayaan Natal kali dilakukan dengan meriah setelah 2 tahun dilakukan secara sederhana karena pandemi Covid-19 kemarin. Disebutkannya, perayaan kali ini dikemas dengan baik mulai dari bakti sosial sampai kepada perayaan nantinya. (S1)












